Alat Tes Darah untuk Tahu Berapa Lama Hidup - Jendela Dunia
Headlines News :
Home » » Alat Tes Darah untuk Tahu Berapa Lama Hidup

Alat Tes Darah untuk Tahu Berapa Lama Hidup

Written By radde on 20 Mei, 2011 | 01.54

Madrid, Setiap manusia tidak ada yang bisa tahu
berapa lama ia akan hidup. Tapi
peneliti berhasil mengembangkan
alat tes darah yang bisa
memprediksi berapa lama
seseorang akan hidup.

Alat tes darah ini untuk mengukur
panjang telemore seseorang.
Semakin panjang telemore dari
acuan yang ada maka diyakini
umur orang tersebut akan panjang.
Sebaliknya jika telemore pendek, maka umur orang tersebut juga
pendek.

Telomere adalah bagian dari
DNA yang terletak di ujung
kromosom, ia berfungsi melindungi
kromosom dari kerusakan dan
hilangnya fungsi sel yang
berhubungan dengan penuaan. Seseorang yang memiliki telomere
lebih pendek dianggap sebagai
indikator mengalami penuaan lebih
cepat.

"Mengetahui apakah telomere
yang dimiliki panjang normal atau
tidak untuk usia kronologis tertentu
akan memberikan kita indikasi
status kesehatan dan 'usia'
fisiologis sebelum penyakit muncul," ujar Maria Blasco, kepala
penelitian telomere dari Spanish
National Cancer Research Centre
di Madrid.

Alat tes darah baru ini bisa
membantu memprediksi berapa
lama seseorang akan hidup
berdasarkan kecepataan penuaan
yang terjadi di dalam tubuh orang
tersebut. Alat tes ini rencananya akan mulai dijual di Inggris pada
akhir tahun.

Para peneliti telah mengembangkan
tes senilai 435 poundsterling atau
setara dengan Rp 6.150.900
(dengan kurs Rp 14.140) yang
mengatakan bisa secara akurat
mengukur panjang telomere seseorang, telomere dianggap
terkait dengan kelangsungan hidup
seseorang.

Perusahaan dari Spanyol Life
Length telah mengembangkan alat
tes ini untuk dikomersilkan yang
dikenal dengan nama tes kematian
(death test). Perusahaan ini akan
memproduksi untuk seluruh Eropa termasuk Inggris dan Amerika.

Para ahli berharap seseorang bisa
belajar ketika diketahui ia
berpotensi untuk hidup singkat,
misalnya dengan membantu orang
untuk mengembangkan pola hidup
sehat, memperbaiki pola makan serta mengurangi stres.

"Tes ini sangat teliti, bahkan kita
dapat mendeteksi perbedaan yang
sangat kecil terhadap panjang
telomere, teknik ini sangat
sederhana dan cepat sehingga
banyak sampel bisa dianalisis pada waktu yang sama," ungkap Blasco.

Meski peneliti mengungkapkan
bahwa orang dengan telomere
pendek akan memiliki hidup yang
singkat, tapi tes ini tidak bisa
memprediksi dengan pasti berapa
tahun atau bulan seseorang bisa hidup.
Sumber

Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung !
Silakan berkomentar dengan kata kata yang baik dan jangan spam

 
Contact Us : Disclaimer | Advertise With Us
Copyright © 2013 Jendela Dunia - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger