Jendela Dunia
Headlines News :

Latest Post

5 Kepercayaan Yang Sadis D Zaman Modrn

Written By radde on 16 Januari, 2014 | 08.39

Kepercayaan menumbalkan sesuatu dengan tujuan keselamatan dan keberkahan masih terus berlaku hingga dewasa ini. Di Indonesia, kita sering dengar penanaman kepala kerbau sebelum membangun sesuatu. Di berbagai belahan bumi juga melakukan hal serupa, namun terkadang yang mengerikan adalah, menumbalkan nyawa manusia.

Kasus-kasus yang terjadi di jaman modern bisa terlihat pada 5 hal di bawah ini.

1. Perburuan manusia albino di Tanzania


Manusia albino atau kelainan pigmen kulit terjadi pada 200 ribu orang Tanzania. Mereka disebut Muzungu atau dalam bahasa sehari-hari yakni Swahili berarti orang putih atau Zeru yang berarti hantu.

Fenomena aneh albino bukan hanya terjadi di Tanzania namun juga sebagian besar Afrika. Mereka yang menderita kelainan kulit ini diburu dan dibunuh atas suruhan dukun. Alasannya bermacam-macam. Ada yang percaya membunuh mereka bakal menangkal kesialan, bisa digunakan bagi pengobatan, maupun diyakini bisa menghilang.

Mengambil salah satu bagian tubuh mereka saat si albino masih hidup juga diyakini memberikan kesaktian. Kadang tubuh para albino ini diperjual belikan.  Tak hanya secara brutal dibunuh, para albino juga dikubur hidup-hidup.


2. Tumbal bocah di India demi dapatkan anak laki-laki

Pada 2003 pasangan asal Provinsi Uttar Pradesh, India bernama Madan dan Murti Simaru hampir putus asa lantaran tidak memiliki anak lelaki. Memiliki anak lelaki merupakan kebanggaan di lingkungan mereka.

Mereka lalu meminta petunjuk orang sakti disebutnya sebagai guru. Guru itu malah mengarahkan mereka menculik anak lelaki dan menenggelamkannya di sungai. Madan dan Murti akhirnya menculik seorang bocah tetangga, Monu Kumar usia enam tahun.  Mereka memutilasi Kumar dan menyelesaikan upacara dengan mandi darah Kumar.

Keduanya ditahan, termasuk kakak Murti yang ikut membantu penculikan juga dihukum.


3. Tumbalkan pekerja demi memerahkan batu bata di Bangladesh


Pada 2010 seorang produsen batu bata di Bangladesh merasa galau lantaran batu bata buatannya tidak berwarna kemerahan. Berapa kali pun dicoba hasilnya tetap tidak memuaskan. Dia memutuskan mencari dukun pintar demi mendapat jawaban kenapa produksi batu batanya tidak bagus.

Dukun itu menyarankan si produsen batu bata untuk mengorbankan nyawa seseorang. Akhirnya dia menyuruh empat pekerjanya membunuh teman mereka. Korban berusia 26 tahun dipenggal dan darahnya dicipratkan ke batu bata demi membuatnya merah. Kepala korban dipanggang dalam oven.

Aksi itu diketahui polisi dan langsung meringkus empat tersangka sekaligus pemilik perusahaan batu bata, dan dukun pintar. Mereka dijatuhi hukuman sebab merencanakan pembunuhan.

4. Tumbal bocah India agar panen melimpah

Pada Oktober 2011 bocah tujuh tahun bernama Lalila Tati dibunuh oleh suami istri bernama Ignesh Kujur dan Padam Sukku berprofesi sebagai petani. Mereka membunuh Tati dan mengambil hatinya sebagai tumbal agar ladangnya subur dan menuai hasil banyak.

Di India memang masih banyak orang percaya pada tahayul lantaran kurangnya pendidikan. Mereka yakin jika korban manusia berumur di bawah 12 tahu, tanaman akan berkembang ranum.

Meski demikian Ignesh dan Padam menawarkan ganti rugi pada keluarga korban sebab nyawa putri mereka jadi tumbal. Mereka tetap diseret ke pengadilan dan dihukum lantaran kekejaman mereka perbuat.


5. Tumbalkan bocah lelaki demi hentikan gempa di Chile
Ilustrasi suku Indian Mapuche, Chile

Pada Juli 1960 gempa sahut menyahut di Chile bagian selatan memaksa suku Indian Mapuche mengorbankan seorang bocah berusia antara 5-6 tahun dan mengambil jantungnya untuk dilarung ke laut sebagai persembahan pada Tuhan. Mereka meyakini jantung itu akan membuat laut dan bumi menjadi tenang. Harapan gempa berhenti ternyata tidak terjadi.

Menurut laporan jurnalis Patrick Tierney dalam bukunya The Highest Altar: Unveiling the Mystery od Human Sacrifice, disebutkan nama korban Jose Luis Painecur. Tangan dan kaki bocah itu dimutilasi, lalu tubuhnya ditanam di pasir dekat pantai. Lama kelamaan air laut melarungnya.

Setelah kasus terungkap, orang tua Painecur yakni Jose Panan dan Juan Jose dihukum dengan tudingan membiarkan kejahatan itu terjadi.

Sumber:
oddee
merdeka.

Kuil Budha Yang Lebih Mirip UFO Raksasa

Written By radde on 14 Januari, 2014 | 14.28


Sebuah Kuil Buddha Wat Phra Dhammakaya di distrik Khlong Luang, 16 kilometer utara dari Bandara Internasional Bangkok di Bangkok, Thailand. Kuil ini adalah pusat Gerakan kontroversial, Dhammakaya, sebuah sekte Buddha yang didirikan pada tahun 1970, yang telah banyak diprotes karena ajarannya yang tidak konvensional dan komersialisasi agama Buddha.

Monumen keagamaan yang menghabiskan dana 1 miliar dolar US ini lebih mirip sebuah pesawat ruang angkasa, atau stadion olahraga atau bahkan UFO daripada menyerupai sebuah kuil Buddha tradisional Thailand.



Di tengah-tengah struktur adalah sebuah kubah besar (The Dhammakaya Cetiya) ditutupi dengan 300.000 patung Buddha yang terbuat dari perunggu berlapis emas. 700.000 patung lainnya terletak di dalam kuil.

Kubah emas adalah Memorial Hall bagi pendiri sekte, Phramonkolthepmuni. Kubah dikelilingi oleh platform beton melingkar besar yang berfungsi sebagai Amphitheatre Meditasi. Seluruh kompleks menempati tanah seluas 404 hektar.

Ritual Misa dan meditasi yang diadakan setiap hari, dibantu oleh ribuan sukarelawan. Saat hari Minggu dan saat festival besar keagamaan, hampir 100.000 jamaah berkumpul di kompleks ini.

Dengan komunitas 3.000 bhikshu, pemula, awam dan upasika yang tinggal di dalam Wat Phra Dhammakaya, menjadikannya kuil terbesar di Thailand dalam hal jumlah penghuni.


Meskipun upacaranya yang tidak biasa atau dapat dibilang aneh dalam kacamata agama Buddha dan cakupan nasional peristiwa ini melalui saluran televisi, Dhammakaya tetap luput dari perhatian dunia. Aliran agama Budha yang baru berumur empat dekade ini, baru-baru ini ditingkatkan untuk menjadi tontonan.























































Sumber :
hiddenunseen

Jakarta Kota yang Selalu Menjadi Langganan Banjir

Jakarta punya satu musim yang bisa ditambahkan dalam daftar keunikan kota ini, yakni banjir. Setiap tahun tak pernah absen, pasti banjir. Rupanya masalah ini sudah berlangsung ratusan tahun.


Banjir di Jakarta ternyata sudah terjadi semenjak masa pemerintahan Kolonial Belanda. Beberapa tahun setelah mendarat, pemerintahan kolonial sudah merasakan rumitnya menangani banjir di Batavia. Banjir besar pertama kali mereka rasakan di tahun 1621, diikuti tahun 1654 dan 1876.

Karena sering dilanda banjir, pemerintah Belanda merasa perlu untuk mulai mengelola air secara serius. Tahun 1918 Pemerintah Belanda mulai membangun beberapa kanal. Misalnya Kanal Banjir Barat (BKB) pada tahun 1922 antara Manggarai-Muara Angke sepanjang 17,4 km.

Kanal banjir ini merupakan gagasan Prof H van Breen dari BOW (cikal bakal Kementrian Pekerjaan Umum). Inti konsep ini adalah pengendalian aliran air dari hulu sungai dan mengatur volume air yang masuk ke kota Jakarta.

Kanal banjir di foto lama
Meski sudah dibangun Kanal Banjir Barat, bukan berarti persoalan banjir di Jakarta bisa langsung diselesaikan. Pada Januari 1932 lagi-lagi banjir besar melumpuhkan Kota Jakarta. Ratusan rumah di kawasan Jalan Sabang dan Thamrin digenangi air. Saat pemerintahan beralih ke Republik Indonesia masalah banjir di Jakarta pun tak kunjung bisa diselesaikan. Tercatat sejak kemerdekaan beberapa banjir besar terjadi di Jakarta, seperti pada tahun 1976, 1984, 1994, 1996, 1997, 1999, 2002, 2007, 2008, dan kini 2013.

Untuk mengatasi banjir akibat hujan lokal dan aliran dari hulu di Jakarta bagian timur dibangun Kanal Banjir Timur (BKT). Sama seperti BKB, BKT mengacu pada rencana induk yang kemudian dilengkapi “The Study on Urban Drainage and Wastewater Disposal Project in the City of Jakarta” tahun 1991, serta “The Study on Comprehensive River Water Management Plan in Jabotabek” pada Maret 1997.

Muara Kanal Banjir Barat

Selain berfungsi mengurangi ancaman banjir di 13 kawasan, melindungi permukiman, kawasan industri, dan pergudangan di Jakarta bagian timur, BKT juga dimaksudkan sebagai prasarana konservasi air untuk pengisian kembali air tanah dan sumber air baku serta prasarana transportasi air.

Penggalian untuk Kanal Banjir Timurnya sendiri baru dimulai pada tahun 2003. Panjang Kanal Banjir Timur ini 23,6 km dimulai dari Wilayah Jakarta Timur sampai dengan Wilayah Jakarta Utara, memiliki daya tampung limpahan air 390 m kubik per detik.

Kanal Banjir Timur
Untuk pembuatan BKT yang direncanakankan selesai pada tahun 2014 ini, perlu pembebasan lahan seluas 405,28 hektare yang terdiri dari 147,9 hektare di Jakarta Utara dan 257,3 hektare di Jakarta Timur.

BKT mungkin jadi salah satu cara penanggulangan banjir, walau nyatanya masalah ini tetap kompleks saat jaman semakin modern. Pasalnya, selain sampah, Jakarta juga semakin kekurangan lahan resapan air (RAP).

Perilaku warga untuk disiplin membuang sampah di tempat sampah, dan keseriusan pemerintah menambah ruang hijau jadi pekerjaan rumah kita bersama.

Sumber:
miti

Korbankan Nyawa Demi Mencagah Bom Bunuh Diri

Seorang remaja berusia 15 tahun tewas dalam upaya menggagalkan serangan bom bunuh diri yang mengincar sekolahnya. Insiden ini bermula saat murid kelas sembilan yang bernama Aitzaz Hassan Bangash hendak berangkat ke sekolah Ibrahimzai di distrik Hangu, wilayah utara provinsi Khyber Pakhtunkhwa di hari Senin. Saat itulah ia bertemu dengan seorang pengebom bunuh diri.


Pelaku yang menyamar sebagai murid sekolah itu, bertanya pada Aitzaz dan sepupunya Musadiq Ali Bangash bagaimana jalan menuju sekolah. Saat itu mereka melihat rompi bom menyembul di tubuh pelaku. Saat siswa lainnya mundur, Aitzaz justru dengan berani berusaha meringkusnya.

"Dia bilang, 'Saya akan menghentikannya. Dia ingin membunuh teman-teman sekolah saya'. Siswa lain kabur, tapi Aitzaz menantangnya dan coba menangkapnya," papar Musadiq.

Menurut saksi lainnya, Rajab Ali, Aitzaz melempari pengebom dengan batu saat dia mencoba memasuki sekolah. Ledakan pun terjadi saat Aitzaz menangkapnya dan seketika mereka berdua tewas di tempat.


Berkat aksi heroiknya, Aitzaz berhasil menyelamatkan sekitar 200 murid yang berada dalam sekolah. "Sepupu saya mengorbankan nyawanya untuk sekolah dan ratusan kawan-kawannya. Dia selalu mengatakan 'saya selalu siap untuk negara ini'," kata Musadiq.

Ayah Aitzaz, Mujahid Ali, mengaku bangga dengan tindakan anaknya itu. "Anak saya membuat ibunya menangis. Tapi dia berhasil mencegah ratusan ibu menangisi anak-anak mereka," kata Mujahid.

Aitzaz kemudian dielu-elukan sebagai pahlawan baru Pakistan. Berbagai pujian terhadap tindakannya pun membanjiri sosial media.

Sumber:
presstv

Foto Cantik Seksi dan Bening Sylvia Fully Rahesita

Written By radde on 13 Januari, 2014 | 11.58



masih ada lagi nihh, kalo yang ini gue jamin bener-bener manis pake banget. cewek yang lahir di Tasikmalaya Jawa Barat, 29 September 1988, perempuan yang mempunyai tinggi 163 sentimeter itu juga masih tercatat sebagai Mahasiswi Fashion Desainer Universitas Maranatha Bandung.

Sylvia Fully Rahesita adalah juara Miss Celebrity 2010 yang diselenggarakan stasiun SCTV.Selain meraih gelar Miss Celebrity 2010, Via--sapaan akrab Sylvia Fully Rahesita--juga terpilih sebagai Miss Celebrity Best Skin. Di ajang ini Via menyisihkan Jolene Maria Rotinsulu, Jeny Natalia Setiawan, Gina Fizriya dan Angelina Novi Tanjung.

wahh bener-bener cewek idaman pria guys.
doi juga salah satu host acara infotaiment WasWas SCTV dan membintangi banyak FTV.









Dalam 5 Juta Tahun Kromoson Laki Laki Akan Punah ?

Written By radde on 12 Januari, 2014 | 08.40


Jenny Grave, seorang profesor University of Melbourne, Australia, berdasarkan hasil risetnya pernah menyatakan bahwa kromosom kelamin laki-laki, kromosom Y, akan punah dalam 5 juta tahun.

Grave mengatakan bahwa kepunahan kromosom Y tersebut terkait dengan penyusutannya. Penyusutan akan terus berlangsung sehingga dalam jangka waktu 5 juta tahun mendatang, kromosom Y akan hilang.

Apakah skenario tersebut memang akan menjadi nyata?

Melissa Wilson Sayres, pakar biologi evolusi dari University of California, Berkeley, melakukan riset dengan melakukan analisis genetik pada 16 pria kaukasia dan negro Afrika. Hasil risetnya menantang pandangan Grave.

"Kromosom Y pada manusia masih akan bertahan lama," kata Sayres.

Sayres membenarkan bahwa kromosom Y memang mengalami penyusutan.

Beberapa ratus juta tahun lalu, kromosom Y memiliki jumlah gen dan ukuran sama dengan kromosom X. Namun, kini kromosom Y hanya punya 27 gen unik, sementara kromosom X masih punya 800 gen.

Penyusutan terjadi karena kromosom Y tidak memiliki pasangan, tak seperti 22 kromosom tubuh manusia dan kromosom X. Akibat tak punya pasangan, kromosom Y tidak bisa melakukan proses rekombinasi genetik yang berguna untuk memperbaiki kerusakan karena mutasi. Akhirnya, kerusakan terus menumpuk hingga akhirnya DNA dibuang dan kromosom terus menyusut.

Namun, walau Sayres setuju bahwa kromosom Y mengalami penyusutan, ia meyangkal bahwa penyusutan itu akan berbuah pada kepunahan kromosom Y dalam 5 juta tahun.

Berdasarkan hasil riset Sayres, variasi kromosom Y pada obyek studi rendah.

"Kami menunjukkan bahwa model seleksi pemurnian yang berlaku pada kromosom Y untuk menghilangkan mutasi berbahaya, bersama pengurangan moderat jumlah laki-laki yang mewariskan kromosom Y-nya, bisa menjelaskan diversitas kromosom Y yang rendah," katanya.

"Seleksi alam telah berlaku pada kromosom Y dan telah mempertahankan gen dengan cukup baik. Semua bukti menunjukkan bahwa kromosom Y takkan hilang," pungkas Sayres
Sumber

NASA Potret " Tangan Tuhan "


Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menangkap citra "Tangan Tuhan" dengan wahana Nuclear Spectroscopic Stero Array (NuStar).

 Tangan Tuhan itu berjarak 17.000 tahun cahaya dari Bumi, terletak di konstelasi Circinus.

Citra yang ditangkap NASA itu tampak seperti sebuah tangan kiri yang sedang memegang material angkasa berwarna merah.

Walau dinamai Tangan Tuhan, citra tersebut sebenarnya menunjukkan awan material di angkasa yang disemburkan oleh bintang yang meledak



NASA pertama kali mendeteksi Tangan Tuhan itu dengan Chandra X-Ray Observatory pada tahun 2009, ketika obyek itu dideskripsikan sebagai obyek kecil dengan diameter 19 km.

Obyek itu disebut sebagai pulsar dengan usia yang sangat muda. NASA menamai obyek itu PSR B1509-58 atau singkatnya B1509.

Para astronom percaya bahwa B1509 memiliki medan magnet yang intens, sekitar 15 triliun kali lebih besar dari medan magnet Bumi.

Tangan Tuhan pertama kali dicitrakan dengan sinar X. Tangan tampak biru dan cahaya yang berenergi lebih rendah tampak berwarna hijau dan merah.

"Partikel-partikel ini berinteraksi dengan medan magnet di sekitar material sehingga berkilau dalam citra sinar X," demikian keterangan NASA.

"Hasilnya adalah awan yang dalam citra sebelumnya tampak seperti tangan yang terbuka. Pulsarnya sendiri tak terlihat dalam gambar ini, tetapi terletak di dekat titik putih terang," imbuh NASA.

Lalu, mengapa pulsar yang berinteraksi dengan material itu tampak seperti tangan?

"Bagian utara di mana struktur mirip tangan terletak lebih menyusut daripada bagian selatan, di mana semburan terletak, menunjukkan dua area yang secara fisik berbeda," kata NASA.

"Awan merah di ujung struktur serupa jari adalah struktur yang berbeda, disebut RCW 89. Astronom berpendapat, angin pulsar memanaskan awan, menyebabkannya berkilau dalam sinar X berenergi rendah," pungkas NASA.
Sumber

Sains

More on this category »

Pemilu 2014

More on this category »
 
Contact Us : Disclaimer | Advertise With Us
Copyright © 2013 Jendela Dunia - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger